Beberapa Lokasi Piknik Pendidikan di Surakarta Jawa Tengah yang Harus Dikunjungi

Diposting pada

Beberapa Lokasi Piknik Pendidikan di Surakarta Jawa Tengah yang Harus DikunjungiSolo adalah salah satunya kota di Jawa Tengah yang diketahui jadi kota budaya. Pada jaman dulu, Surakarta termasuk dalam tempat Kerajaan Mataram serta pernah jadi pusat pemerintahan. Tak cuma kebiasaannya yang masih lestari, daya liburan Surakarta mempunyai daya tarik tertentu buat wisatawan. Yang ialah tujuan tamasya edukasi yang berada di Solo :

Beberapa Lokasi Piknik Pendidikan di Surakarta Jawa Tengah yang Harus Dikunjungi

Beberapa Lokasi Piknik Pendidikan di Surakarta Jawa Tengah yang Harus Dikunjungi

  1. Keraton KasunananSurakarta

Keraton Kasunanan Surakarta adalah salah satu tempat bersejarah yang didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II persisnya di Desa Sala (Solo) yang dikala itu masih berbentuk pelabuhan kecil di pinggir Sungai Bengawan Solo. Hingga kini kompleks keraton ini masih berperan jadi rumah Raja serta masih jalankan adat kerajaan. Pada beberapa lokasi keraton ada museum yang berisi beberapa benda koleksi peninggalan kerajaan, terhitung beberapa pemberian dari raja-raja Eropa dan replika pusaka keraton, kereta kencana serta gamelan.

Di tengah museum ada satu sumur yang konon dipakai raja untuk bersemedi. Buat kamu yang mau berkunjung ke bertandang ke sini diwajibkan untuk patuhi ketetapan yang berlaku, salah satunya merupakan tak bisa kenakan celana pendek, kacamata hitam, topi, sandal kempit atau baju penghangat. Bila anda kebetulan kenakan celana pendek sebab itu dianjurkan untuk pinjam kain bawahan sepanjang berekreasi ke keraton. Kamu pun tidak bisa mengisap rokok sepanjang berkunjung ke keraton dan bawa makanan ke kompleks keraton.

  1. Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman terdapat di Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. Di selama perjalanan kamu akan menemui showroom batik serta rumah-rumah yang menjadikan batik sekaligus juga menjualnya pada pelancong. Dahulu kampung ini diterapkan untuk tempat pelaksanaan kain batik buat keluarga keraton.

Tidak hanya kampung batik Kauman ada juga kampung batik Laweyan yang terdapat di Jalan Dr. Radjiman No 521, Laweyan, Surakarta. Kalau batik Laweyan didominasi dengan beberapa warna terang sebab itu batik Kauman condong mengaplikasikan warna gelap.

  1. Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik ini berlokasi di jl. Brigjend Slamet Riyadi, Sriwedari No. 261, Laweyan, Solo, jawa Tengah. Obyek tamasya yang tampilkan berjenis-jenis macam koleksi batik dalam sebagian motif, dari seluruh nusantara. Baik berbentuk corak batik classic hingga kontemporer. Dalam tempat ini kamu dapat juga memperhatikan bagaimana pelaksanaan membatik dengan metode lantas.

  1. Museum Manusia Purba Sangiran

Daerah wisata edukasi serta arkeologi masuk dalam Website Warisan Dunia UNESCO. Tidak hanya jadi daerah liburan, museum ini digunakan jadi pusat riset mengenai kehidupan pra riwayat. Serta museum ini jadi pusat riset terlengkap di Asia serta dunia. Tidaklah heran apabila museum ini banyak didatangi oleh pelancong yang tertarik untuk tahu kehidupan jaman pra riwayat dengan cara lantas. Terdapat sebagian koleksi yang dipamerkan di museum ini, dari mulai fosil manusia purba hingga fosil hewan purba yang cukup berjenis-jenis. Sebagian sarana yang ada di museum ini lumayan memadai, seperti ruangan pameran, ruangan audio visual, gardu pandang Sangiran, dan sebagian kios souvenir yang jual pernak pernik tiruan manusia purba.

  1. Tugu Lilin

Tugu yang ikonik ini dibuat pada tahun 1933 berbarengan dengan peringatan ke 25 tahun hari Kebangkitan Nasional. Itu kenapa Tugu Lilin diketahui juga dengan nama Tugu Kebangkitan Nasional. Api lilin yang tergambar pada tugu ini juga memiliki arti filosofi yang cukup dalam, yaitu jadi ikon perjuangan yang tidak pernah padam. Tidak cuma menyimpan riwayat yang benar-benar bermakna, ketidakhadiran Tugu Lilin dapat juga jadi titik photo yang bagus.

  1. Benteng Vastenburg Fort

Benteng Vastenburg jadi salah satunya tujuan wisata riwayat di Surakarta yang dapat didatangi waktu berlibur. Bangunan bersejarah ini yakni peninggalan jaman kolonial Belanda yang diciptakan sejak tahun 1774-1779. Bangunan ini didirikan atas instruksi Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff yang dipakai jadi pusat untuk membatasi pemerintahan Keraton Surakarta. Benteng ini didapati tak cuma digunakan untuk memperhatikan kegiatan pemerintahan Keraton Surakarta saja melainkan sempat juga digunakan untuk pekerjaan pesta pora serta penyiksaan pada pribumi.

  1. Candi Sukuh

Candi Hindu ini yaitu salah satunya website Warisan Dunia yang diusulkan oleh UNESCO semenjak tahun 1995. Website ini diketemukan pertama-tama pada tahun 1815 oleh Johnson yang ditugasi oleh Thomas Stanford Raffles untuk kumpulkan data buat pembatasan buku History of Java. Bentuk Candi Sukuh sendiri lumayan sederhana seperti trapesium serta mirip kuil Suku Maya Chichen Itza di Meksiko, tapi dengan format bangunan yang tak rapi serta seperti dibikin dengan terburu-buru.

  1. Candi Cetho

Candi Cetho cuma mempunyai jarak perihal 4 km dari Candi Sukuh serta bisa dicapai dalam tempo perihal 2 jam perjalanan dari kota Solo. Sama dengan Candi Sukuh, Candi Cetho yaitu Candi Hindu yang dihasilkan pada dikala kerajaan Majapahit. Candi ini tampilkan komponen erotisme yang cukup vulgar tetapi tak sekitar yang berada di Candi Sukuh. Candi ini masih aktif digunakan jadi daerah beribadah buat umat Hindu yang ada di tentang lokasi candi, hingga buat kau yang bertandang di sini semestinya mentaati ketetapan yang berlaku.

  1. Taman Sriwedari

Taman Sriwedari adalah Taman Hiburan Rakyat (THR) yang ada di Jalan Brigjend Slamet Riyadi, Sriwedari, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Obyek liburan kebiasaan ini sediakan sebagian atraksi kesenian dan hiburan buat masyarakat. Mulai dari pertunjukan wayang orang, pentas musik sampai dance. Tempat tamasya ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas lain seperti wahana permainan hebat, restoran serta stand-stand penjual souvenir.

  1. Pura Mangkunegaran

Ada di Jalan Ronggowarsito, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, liburan kisah dibikin pada 1757 oleh KGPAA Mangkunegara II dengan menyatukan model tradisional Jawa dan sentuhan arsitektur Eropa. Bukan sekadar bisa nikmati estetika arsitektur bangunan, kamu dapat lihat sebagian koleksi benda seni dan bersejarah dalam daerah ini.

  1. Ngarsopuro Night Market

Obyek tamasya malam yang satu ini ada di Jalan Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. Objek liburan ini menawarkan sensasi liburan hebat saat malam hari yang tak terlewati. Bukan sekadar sediakan tamasya belanja, tempat ini benar-benar rekomended untuk mencari liburan kuliner keunikan Solo. Baru pasar malam yang demikian kental dengan penataan yang rapi dan teratur membuat obyek wisata malam ini hari diceritakan seperti Orchied Road di Singapura.

  1. Galabo Solo

Bertandang ke Solo tak lengkap tanpa mencari wisata kulinernya yang menggugah kemauan. Seketika mengarah ke Galabo Solo yang diceritakan singkatan dari Gladak Langen Bogan yang ada di Jalan Mayor Sunaryo dari muka Sentra Grosir Solo. Di sepanjang jalan kau akan lihat berbagai menu keunikan Solo yang bisa dicicip sekaligus nikmati kondisi malam di Solo.

  1. Pasar Antik Triwindu

Buat fans barang antik, berekreasi ke Solo dapat semakin komplit dengan bertandang ke Pasar Antik Triwindu. Di pasar ini, kamu akan temukan sebagian koleksi kedaluwarsa yang antik dengan poin seni yang tinggi. Mulai dari kain batik kuno, lukisan, uang dan koin kuno, ornamen wayang di papan kayu antik, onderdil otomotif yang telah langka dan sebagainya. Buat fans barang antik tentu butuh kejelian tersendiri untuk dapatkan benda antik yang benar-benar kuno dan memiliki nilai seni tinggi. Bukan sekadar wajib jeli dan jeli, kau juga semestinya pintar kerjakan tawar menawar dengan penjual agar mendapatkan barang antik di harga yang cukup “miring”. Bukan sekedar beli dengan uang kontan, di pasar ini masih berlaku pola barter khususnya untuk kamu yang ingin menukarkan barang antiknya dengan barang yang diharapkan cocok kesepakatan.

  1. Taman Piawai Jebres

Kota dengan julukan The Spirit of Java ini memiliki Taman Pandai yang menebar di sebagian kelurahan. Taman Piawai ini bisa jadi arah wisata yang murah-meriah tapi sarat dengan bobot edukasi yang betul-betul berkhasiat. Diantaranya Taman Pandai yang bisa dibuka oleh masyakarat yaitu Taman Pandai Jebres yang berada di Kelurahan Jebres. Taman Jebres berdiri di atas daerah seluas kurang lebih 2000 mtr. persegi dengan sebagian fasilitas dan permainan yang megedukasi, baik fasilitas outdoor atau indoor.

  1. Taman Rimba Rakyat (Tahura)

Tahura bisa dicapai dengan perjalanan seputar 1,5 jam dari sentra kota Solo mengarah lokasi Tawangmangu. Masuk jalan ke arah ke lokasi liburan alam ini cukup naik sebab ada di lokasi kaki Gunung Lawu, sampai yakinkan kondisi kendaraan dalam kondisi fit. Dalam daerah piknik alam ini kau akan menemui sebagian type vegetasi dan tak kurang dari 34 type satwa yang dapat dipandang sambil nikmati sejuknya alam di lereng pegunungan.

Demikian berberapa objek lokasi liburan rekomedasi dari kami untuk anda kunjungi saat bertamasya di kota Surakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *