15 Destinasi Liburan Edukasi di Surakarta Jawa Tengah yang Harus Dikunjungi

Diposting pada

15 Destinasi Liburan Edukasi di Surakarta Jawa Tengah yang Harus DikunjungiSurakarta yakni salah satunya kota di Jawa Tengah yang diketahui jadi kota budaya. Pada jaman dulu, Surakarta masuk dalam tempat Kerajaan Mataram serta pernah menjadi sentra pemerintahan. Tidak hanya budayanya yang masih lestari, daya tamasya Solo mempunyai daya tarik tertentu buat pelancong. Hal yaitu tujuan wisata edukasi yang berada di Solo :

15 Destinasi Liburan Edukasi di Surakarta Jawa Tengah yang Harus Dikunjungi

15 Destinasi Liburan Edukasi di Surakarta Jawa Tengah yang Harus Dikunjungi

  1. Keraton KasunananSurakarta

Keraton Kasunanan Solo yaitu salah satu tempat bersejarah yang didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II persisnya di Desa Sala (Surakarta) yang dikala itu masih berbentuk pelabuhan kecil di pinggir Sungai Bengawan Solo. Sampai kini lokasi keraton ini masih berperan jadi rumah Raja serta masih jalankan adat kerajaan. Pada beberapa lokasi keraton ada museum yang berisi sebagian benda koleksi peninggalan kerajaan, terhitung sebagian pemberian dari raja-raja Eropa dan replika pusaka keraton, kereta kencana dan gamelan.

Sesaat pada tengah museum ada satu sumur yang konon diaplikasikan raja untuk bersemedi. Buat anda yang berkeinginan berkunjung ke bertandang ke sini diharuskan untuk patuhi ketetapan yang berlaku, salah satunya ialah tidak dapat kenakan celana pendek, kacamata hitam, topi, sandal kempit atau baju penghangat. Apabila kamu kebetulan kenakan celana pendek sebab itu direkomendasikan untuk pinjam kain bawahan sepanjang berekreasi ke keraton. Kau pun tak dapat mengisap rokok sepanjang berkunjung ke keraton dan bawa makanan ke rumit keraton.

  1. Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman berada di Kauman, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Di selama perjalanan kamu bakal menemui showroom batik serta rumah-rumah yang menciptakan batik sekaligus juga menjualnya pada pelancong. Dahulu kampung ini dipakai untuk daerah pengerjaan kain batik buat keluarga keraton.

Tidak cuma kampung batik Kauman ada pula kampung batik Laweyan yang terdapat di Jalan Dr. Radjiman No 521, Laweyan, Surakarta. Jikalau batik Laweyan didominasi dengan sebagian warna jelas karena itu batik Kauman condong mengaplikasikan warna gelap.

  1. Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik ini terdapat di Jalan Brigjend Slamet Riyadi, Sriwedari No. 261, Laweyan, Surakarta, jawa Tengah. Objek tamasya yang tampilkan beraneka macam koleksi batik dalam sebagian corak, dari seluruh nusantara. Baik berbentuk corak batik classic hingga kontemporer. Dalam daerah ini kamu bisa juga melihat bagaimana pengerjaan membatik dengan sistem lantas.

  1. Museum Manusia Purba Sangiran

Daerah liburan edukasi serta arkeologi masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Tidak cuma jadi tempat liburan, museum ini diaplikasikan jadi pusat riset mengenai kehidupan pra riwayat. Serta museum ini jadi sentra riset terlengkap di Asia serta dunia. Tidaklah heran jika museum ini banyak dikunjungi oleh wisatawan yang beratensi untuk tahu kehidupan jaman pra riwayat dengan metode seketika. Terdapat beberapa koleksi yang dipamerkan di museum ini, dari mulai fosil manusia purba hingga fosil binatang purba yang cukup pelbagai. Beberapa sarana yang ada di museum ini lumayan memadai, seperti ruangan pameran, ruangan audio visual, gardu pandang Sangiran, dan sebagian kios souvenir yang jual pernak pernik tiruan manusia purba.

  1. Tugu Lilin

Tugu yang ikonik ini diwujudkan pada tahun 1933 beriringan dengan peringatan ke 25 tahun hari Kebangkitan Nasional. Itu mengapa Tugu Lilin dikenal juga dengan nama Tugu Kebangkitan Nasional. Api lilin yang tergambar pada tugu ini juga memiliki arti filosofi yang cukup dalam, yaitu jadi ikon pengorbanan yang tak pernah padam. Tak hanya menyimpan riwayat yang benar-benar bermakna, ketidakhadiran Tugu Lilin dapat juga jadi spot photo yang bagus.

  1. Benteng Vastenburg Fort

Benteng Vastenburg jadi salah satunya tujuan tamasya riwayat di Surakarta yang bisa didatangi waktu berwisata. Bangunan bersejarah ini merupakan peninggalan jaman kolonial Belanda yang dihasilkan semenjak tahun 1774-1779. Bangunan ini dibangun atas instruksi Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff yang diaplikasikan jadi sentra untuk mengatur pemerintahan Keraton Surakarta. Benteng ini didapati tidak cuma digunakan untuk memandang aktivitas pemerintahan Keraton Surakarta saja melainkan sempat juga dipakai untuk profesi pesta pora serta penyiksaan pada pribumi.

  1. Candi Sukuh

Candi Hindu ini merupakan salah satunya situs Warisan Dunia yang diusulkan oleh UNESCO sejak tahun 1995. Situs ini diketemukan pertama-tama pada tahun 1815 oleh Johnson yang ditugasi oleh Thomas Stanford Raffles untuk kumpulkan data buat pengontrolan buku History of Java. Format Candi Sukuh sendiri lumayan sederhana seperti trapesium serta mirip kuil Suku Maya Chichen Itza di Meksiko, melainkan dengan wujud bangunan yang tak rapi serta seperti dibikin dengan terburu-buru.

  1. Candi Cetho

Candi Cetho hanya mempunyai jarak perihal 4 km dari Candi Sukuh serta bisa dicapai dalam tempo seputar 2 jam perjalanan dari kota Solo. Sama dengan Candi Sukuh, Candi Cetho merupakan Candi Hindu yang dibuat pada dikala kerajaan Majapahit. Candi ini tampilkan komponen erotisme yang cukup vulgar melainkan tak sekitar yang berada di Candi Sukuh. Candi ini masih aktif digunakan jadi tempat beribadah buat umat Hindu yang ada di perihal lokasi candi, sampai buat kau yang bertandang di sini sepatutnya mentaati ketetapan yang berlaku.

  1. Taman Sriwedari

Taman Sriwedari yakni Taman Hiburan Rakyat (THR) yang ada di Jalan Brigjend Slamet Riyadi, Sriwedari, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Obyek liburan budaya ini sediakan sebagian atraksi kesenian dan hiburan buat masyarakat. Mulai dari pertunjukan wayang orang, panggung musik sampai dance. Tempat wisata ini dilengkapi dengan sebagian fasilitas lain seperti wahana permainan hebat, kafe serta stand-stand penjual souvenir.

  1. Pura Mangkunegaran

Ada di Jalan Ronggowarsito, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, liburan kisah dibikin pada 1757 oleh KGPAA Mangkunegara II dengan menyatukan contoh tradisional Jawa dan sentuhan arsitektur Eropa. Bukan sekadar bisa nikmati estetika arsitektur bangunan, kau bisa lihat beberapa koleksi benda seni dan bersejarah dalam tempat ini.

  1. Ngarsopuro Night Market

Obyek liburan malam yang satu ini ada di Jalan Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. Objek liburan ini menawarkan sensasi wisata hebat dikala malam hari yang tak terlewati. Bukan sekedar sediakan liburan belanja, daerah ini benar-benar rekomended untuk mencari wisata masakan keunikan Solo. Pandangan pasar malam yang demikian kental dengan penataan yang rapi dan teratur membuat obyek liburan malam ini hari disebutkan seperti Orchied Road di Singapura.

  1. Galabo Solo

Bertandang ke Solo tidak komplit tanpa mencari tamasya kulinernya yang menggugah harapan. Segera mengarah ke Galabo Solo yang diceritakan singkatan dari Gladak Langen Bogan yang ada di Jalan Mayor Sunaryo dari muka Pusat Grosir Solo. Di sepanjang jalan kau akan lihat pelbagai menu keunikan Solo yang bisa dicicip sekaligus nikmati keadaan malam di Solo.

  1. Pasar Antik Triwindu

Buat fans barang antik, berekreasi ke Solo bisa kian komplit dengan bertandang ke Pasar Antik Triwindu. Di pasar ini, kamu akan peroleh beberapa koleksi kedaluwarsa yang antik dengan skor seni yang tinggi. Mulai dari kain batik kuno, lukisan, uang dan koin kuno, ornamen wayang di papan kayu antik, onderdil otomotif yang telah langka dan sebagainya. Buat fans barang antik tentu butuh kejelian tersendiri untuk dapatkan benda antik yang benar-benar kuno dan mempunyai nilai seni tinggi. Bukan sekedar patut jeli dan jeli, kau juga harus terampil kerjakan tawar menawar dengan penjual agar mendapatkan barang antik di harga yang cukup “miring”. Bukan sekadar beli dengan uang kontan, di pasar ini masih berlaku pola barter khususnya untuk kau yang ingin menukarkan barang antiknya dengan barang yang diharapkan cocok kesepakatan.

  1. Taman Piawai Jebres

Kota dengan julukan The Spirit of Java ini mempunyai Taman Mahir yang menebar di sebagian kelurahan. Taman Trampil ini bisa jadi arah tamasya yang murah-meriah melainkan sarat dengan beban edukasi yang betul-betul bermanfaat. Diantaranya Taman Jago yang dapat dibuka oleh masyakarat merupakan Taman Terampil Jebres yang berada di Kelurahan Jebres. Taman Jebres berdiri di atas tempat seluas kurang lebih 2000 mtr. persegi dengan sebagian fasilitas dan permainan yang megedukasi, baik fasilitas outdoor atau indoor.

  1. Taman Rimba Rakyat (Tahura)

Tahura dapat ditempuh dengan perjalanan seputar 1,5 jam dari pusat kota Solo mengarah lokasi Tawangmangu. Akses jalan ke arah ke lokasi liburan alam ini cukup naik karena ada di lokasi kaki Gunung Lawu, sampai yakinkan situasi kendaraan dalam keadaan fit. Dalam daerah piknik alam ini kamu akan menemui sebagian type vegetasi dan tak kurang dari 34 type satwa yang dapat dipandang sambil nikmati sejuknya alam di lereng pegunungan.

Demikian berberapa obyek lokasi tamasya rekomedasi dari kami untuk anda kunjungi dikala berlibur di kota Solo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *